Standard Quality Control Indonesia lemah ? was Fwd: Re: [forkit] Singapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab Saudi
Rekans,
Mengapa Singapore banyak bisa mengekspor produk Indonesia keluar negara lainnya termasuk Arab Saudi ?
Mengapa tidak dilakukan langsung dari Indonesia ke negara pengimport produk Indonesia ?
Apakah benar karena budaya Orang Indonesia yang ‘agak mengabaikan’ quality control ?
Ataukah standard Quality control Indonesia dari BSN memang kurang ketat ?
Ataukah karena memang orang Indonesia kurang pandai memasarakan ke negara lain ? mungkin karena kurang network ?
Salam,
AZA
From: hasnan hutajulu <nan_hutajulu@yahoo.com>
Date: Fri, 22 Feb 2008 03:09:11 -0800 (PST)
Subject: Re: [forkit] Singapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab SaudiSetuju dengan pandangan mas Setyanto, tak ada salahnya kalau Singapore menjual kembali produk-produk kita, sebagaimana kita ketahui mayoritas penduduk Singapore itu adalah etnis Tiongha yang punya keahlian dalam perdagangan.
setyanto <setyanto@pacific.net.id> wrote:
- Rekan Forkiters Yth:
- Dalam dunia bisnis sesungguhnya suatu hal yang lazim dan biasa untuk me-re-ekspor produk dari negara lain dengan label negara ybs (contohnya Singapura). Hal ini jauh lebih baik dibandingkan jika produk Indonesia tidak ada yang membeli sehingga menumpuk di dalam negeri. Keunggulan Singapura sebenarnya ada pada Quality of Control, semua produk yang di ekspor dengan label Singapura kualitasnya sudah sangat ketat dikendalikannya (tidak hanya dari Indonesia tapi juga dari negara2 ASEAN lainnya). sehingga di pasar internasional dikenal kalau ber label Singapura dapat dipastikan kualitasnya dapat diandalkan. Nahhh… disinilah kelemahan Indonesia, kurang concern thdp kualitas dan apakah Indonesia bisa menjamin kesinambungan dari kualitas komoditasnya ? karena sering terjadi negara2 pembeli tidak mau terima produk Indonesia karena ada kualitas yang dibawah standar yang telah disepakati (alasan kita biasanya adalah karena perbuatan oknum). Saya ajak kawan2 marilah kita mulai membudayakan “sadar akan kualitas” produk2 Indonesia, tidak asal buat… Insya Allah pasar internasional akan menerimanya. Semoga bermanfaat.
- setyanto ps
- +++
- —– Original Message —–
- From: uubyt
- To: forkit@yahoogroups.com
- Sent: Sunday, February 17, 2008 5:45 AM
- Subject: [forkit] Singapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab Saudi
- Sin! gapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab Saudi
- Indro Bagus SU – detikfinance
- Jakarta – Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) menemukan indikasi
- Singapura telah melakukan re-ekspor produk alat-alat kesehatan dari
- Indonesia terutama ke Arab Saudi.
- Indonesia sendiri mengekspor alat kesehatan ke Singapura cukup besar
- hingga mencapai nilai US$ 88,75 juta di 2007.
- Demikian disampaikan Kepala BPEN, Bachrul Chairi, usai MoU RI dengan
- Arab Saudi Adi gedung BPEN, Jl. Kramat Raya, Jakarta, Rabu (30/1/2008).
- “Kita menemukan banyak beredar produk alat kesehatan Indonesia di
- Saudi Arabia, padahal nilai ekspor kita kesana sangat kecil, apalagi
- sempat terhenti pada 2005 dan 2006. Hasil penelusuran kita, masuknya
- produk-produk tersebut disana adalah melalui Singapura,” ujar Bachrul.
- BPEN mengindikasikan masuknya produk-produk kesehatan RI ke Arab Saudi
- dilakukan melalui Singapura. Oleh karena itu, BPEN mengadakan
- kerjasama langsung dengan Saudi Arabia, dengan tujuan membuka pintu
- masuk kesana yang selama ini tertutup.
- “Singapura itu kan negara kecil, tapi ekspor produk kesehatan kita
- kesana mencapai US$ 88,75 juta. Bisa jadi masuknya produk kesehatan
- kita ke Saudi melalui Singapura. Singapura kan memang menjadi central
- port dan selalu melakukan re-ekspor produk-produk kita. Jadi dengan
- kerjasama ini, kita harapkan bisa membuka pintu ekspor kita ke Saudi,”
- jelas Bachrul.
- Namun, BPEN menyatakan tidak dapat memberikan angka yang pasti
- mengenai jumlah produk kesehatan yang masuk ke Arab Saudi melalui
- Singapura.
- “Kita tidak tahu persis angkanya. Namun indikasi kita, produk-produk
- itu masuk dari Singapura,” ujar Bachrul. (dro/ir)
