Definisi Pluralis, Nasionalis, Sektarian, Fundamentalis dan Terrorist was Re: [itb77] Re: Pemilu 2009

Donal dan temans,

Wah, nulis 23 halaman makan waktu berapa hari nich ? rajin dan telaten juga…
Sayangnya, setelah saya baca lebih lanjut, ada beberapa pengertian dan assumsi yang salah.
Yang ingin saya tanyakan adalah referensi yang digunakan dari mana ? koq membuat istilah dan kriteria sendiri ? siapa saja yang telah menguji tulisan Donal ?

Di Halaman 7 :

“Sebaliknya seorang sektarian akan memperjuangkan kepentingan hanya satu bagian bangsa (sector, seperti potongan pizza yang secara radial membaginya menjadi enam atau delapan potongan atau pecahan atau sekte, atau bagian-bagian dari suatu pie chart sebagai penyajian data statistik, atau sektor di Stadion Utama Bung Karno, atau sektor dalam sebuah daerah perumahan /real estate) DIATAS kepentingan bagian-bagian bangsa yang lain, walaupun bagian /sektor bangsa itu adalah sebagian besar /mayoritas sekalipun (tetap saja hanya sebagian, bukan seluruh bangsa). Tapi untunglah setidaknya seorang sektarian akan memperjuangkan kepentingan hanya sektor /agama tertentu itu TANPA bertujuan atau berusaha untuk mengubah fundamental /dasar negara (Undang-Undang Dasar /UUD).”

Pola pikir seperti diatas adalah sangat berbahaya, tendensius, sangat tidak mendidik dan cenderung memecah belah/divide at impera seperti zaman belanda, karena sesungguhnya semua orang itu hanya dibedakan dari segi agama, suku/ras, baik asing maupun lokal, baik WNI atau bukan.

Sedangkan dalam pluralis (bersatu dalam kebinekaan), yang membedakan semua orang adalah agama dan suku/ras, dimana yang berbeda hanya kebudayaan, atau kebiasaan dan peraturan.Jadi pendekatan yang membangun dan lebih baik adalah berdasarkan sebagian besar kesamaan cara hidup, makan, pendidikan, kesenangan, kesedihan dan sebagainya, sedangkan perbedaannya hanya sedikit yaitu Tuhan yang disembah, makanan yang dibolehkan, cara dagang/transaksi, adat istiadat dan sebagainya.

Ketidak tahuan Donal dan semua orang yang sependapat dengan Donal, tentang islam membuat peta peta yang begitu banyak, seolah “syariah” itu sangat menakutkan, begitu juga kata salam juga menakutkan padahal syar’i dalam bahasa arab artinya hukum, salam dalam bahasa arab artinya keselamatan, apa bedanya dengan kristen, katolik ? bahkan hindu dan budha ? semuanya punya hukum dan ingin serta didoakan selamat kan ?

Sampai sampai PAN dan PKB yang jelas jelas dasar partainya Pancasila, masih Donal identikkan dengan sektarian padahal anggota DPR maupun konstituennya ada yang kristen/katolik seperti Alvin Lie, bahkan ada juga anggota DPR PAN dan PKB yang menolak RUU Pornografi.

Donal belum tahu konsep Islam rahmatan lil alamien ? atau tidak percaya dengan yang pernah saya jelaskan ? bahwa Islam selain masalah Tuhan hanya Allah yang maha esa dan Rosul Muhammad saw, adalah masalah hidup didunia, yang bisa/telah dibuktikan cepat atau lambat adalah paling baik buat seluruh manusia di muka bumi ini yang sebagai contoh, mengapa babi, bangkai, darah, riba, zina, judi, menikahi saudara sedarah/ayah/ibunya, minuman keras Hukumnya dilarang adalah lebih banyak mudhorot/kerugiannya dibandingkan dengan manfaatnya, tetapi hukum itupun hanya berlaku bagi pemeluknya.

Jadi salah besar jika islam atau partai Islam hanya akan membela kaum islam tanpa membeda minoritas/agama lain, karena bahkan hukum yang tertulis dalam quran, kitab suci islam paling tinggipun tetap mengakui keberadaan agama lain dan hak hidupnya didunia.Tidak akan ada penindasan terhadap minoritas yang bukan islam dan jika memerintahpun di negara RI, akan melindungi semua, ya sebagai contoh nyata SBY dan JK pun agama islamnya juga kuat.Tidak ada kan penindasan terhadap minoritas?

“Sedangkan seorang fundamentalis akan memperjuangkan kepentingan hanya sektor /agama tertentu itu dengan bertujuan atau berusaha untuk mengubah fundamental /dasar negara (Undang-Undang Dasar /Konstitusi) agar sedemikian rupa sehingga akan lebih menguntungkan kepentingan hanya sektor /agamanya sendiri saja (jadi bukan hanya kepentingan sektor /agamanya sendiri DIATAS kepentingan sektor /agama lain, tapi bahkan kalau perlu dengan MENGORBANKAN kepentingan sektor /agama lain). Tapi sekali lagi untunglah, setidaknya seorang fundamentalis akan memperjuangkan pengubahan fundamental /dasar negara (Undang-Undang Dasar) itu secara demokratis konstitusional dengan melalui pemenangan Pemilu agar mencapai mayoritas di MPR sehingga dapat mengubah UUD menjadi sesuai dengan kepentingan hanya sektor /agamanya sendiri saja.”

Apakah definisi dan kalimat kalimat diatas tidak menyesatkan ? tidak akan ada seorang islam yang sekuat dan sefundamental apapun akan memperjuangkan kepentingannya sendiri, karena itu juga bertentangan dengan quran dan hadist/contoh yang diberikan oleh nabi/rosul Muhammad saw.

Kita bangsa Indonesia, telah sepakat bahwa Negara RI berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila yang keberagamannya sama dengan zaman Nabi Muhammad memerintah di Madinah dengan negara islam.Bayangkan, yang namanya negara islam yang benar sesuai quran dan hadist nabi, zaman dulu saja juga aman aman saja, makmur dan adil.Saking adilnya sampai nabi mengatakan bahwa jika misalnya anaknya sendiri yang mencuri niscaya akan dipotong tangannya (agar ada efek jera).

Apalagi zaman sekarang di Indonesia yang jelas telah sepakat dengan UUD 1945 dan pancasila, maka jelas hukum dan peraturan yang akan diterapkan adalah untuk kepentingan semuanya agar hidup dengan damai, sejahtera dan makmur yang berkeadilan.

“Sedangkan seorang teroris akan memperjuangkan pengubahan fundamental /dasar negara (Undang-Undang Dasar /UUD) itu secara paksa bahkan dengan kekerasan (terror) tanpa keharusan merasa perlu untuk memenangi Pemilu (karena memang tidak bisa menang secara demokratis konstitusional); maksudnya walaupun kalah voting di MPR tapi dengan kekerasan /teror tetap MEMAKSAKAN pengubahan UUD menjadi sesuai dengan kepentingan hanya sektor /agamanya sendiri saja (jadi bukan hanya kepentingan sektor /agamanya sendiri MENGORBANKAN kepentingan sektor /agama lain, tapi bahkan kalau perlu dengan MEMUSNAHKAN atau setidaknya MENGUSIR sektor /agama lain, dengan segala cara termasuk mengerahkan berbagai jenis Laskar dan Front teroris yang militan dan radikal) “

Apakah definisi diatas juga tidak menyesatkan ? bahkan lebih sadis dibandingkan dengan USA dengan presiden Bush sekalipun.Siapa yang dimaksud terrorist menurut Donal ?
Yang saya tahu memperjuangkan negara islam dengan sistem kekhalifahan tidak mengakui sistem pemilu sebagai sistem islam adalah hizbut tahrir karena memang kebetulan zaman rosulullah tidak ada contohnya, melainkan yang ada hanya sistem musyawarah untuk menunjuk sebagai pemimpin/khalifah.Tetapi apa yang kita lihat dan saksikan ? hizbut tahrir tidak pernah melakukan terror apapun kan ? mengapa bisa dianggap terroris ? sedangkan banyak partai islam berkebangsaan seperti PMB, PKNU, PPP, PKS dan sebagainya karena islam ada istilah ijtihat (berdiskusi antar para akhli islam tentang hukum yang tidak ada dalam quran dan hadist/contoh nabi muhammad), dimana dalam quran dikasih garis besarnya bahwa jika lebih banyak manfaat/kemaslahatannya dari pada mudhorot/kerugiannya, maka dibolehkan/halal.

Yang disebut terroris adalah yang mengebom bali, WTC USA dan sebagainya kan ? yang sebenarnya kalau mau adil atau mau lihat akar masalahnya disebabkan karena keangkuhan dan kezaliman israel yang didukung USA kan ? yang akhirnya meluas menjadi semacam gerakan gerilya/perlawanan melawan USA termasuk palestina melawan israel, sama seperti ketika ara gerilyawan rakay indonesia melawan penjajaj belanda.Apakah Donal juga sebut para pakhlawan kita sebagai terrorist ? jelas bukan kan ? tetapi Belanda ketika masih menjajah Indonesia pasti menyebut para pemberontak pahlawan kita itu sebagai terrorist.

Mengapa bahkan USA yang memerangi Irak tanpa dengan alasan bohong aa senjata kimia tidak Donal sebut sebagai state terrorist ? tetapi hizbut tahrir yang tidak melakukan terror apapun Donal sebut terrorist ? apakah tidak memftnah itu namanya ? dengan retorika tulisan seolah ilmiah ?

Apakah saya salah jika mengambil kesimpulan ternyata yang menciptakan benih benih perpecahan itu justru dari golongan non muslim dengan pengertian yang dibuat buat serta fitnah ? tetapi disebar luaskan ? ketengah masyarakat pengertian tersebut ? padahal islam sendiri tidak pernah dalam sejarahnya menindas non muslim dinegara manapun termasuk Indonesia.

“PBB karena memperjuangkan Syariat Islam untuk menggantikan Pancasila sebagai Dasar Negara)”.

Statement Donal diatas apakah juga benar ? berdasarkan apa analisa Donal seperti itu ? dan mengapa kata kata syariah begitu menakutkan ? padahal artinya hanya hukum islam yang toleran ? terhadap semua golongan dan agama seperti yang saya jelaskan di alinea aline terdahulu.

“Mungkin itulah pula sebabnya partai-partai Islam moderat seperti PKB dan PAN pernah karena tidak mendukung Syariat Islam sempat dituduh sebagai ”Partai Syaitan” oleh para pendukung partai-partai Islam ekstrim seperti PPP dan PK (sekarang PKS) dan PBB yang mengaku sebagai “Partai Allah” karena mendukung Syariat Islam untuk dimasukkan kedalam amandemen UUD 1945 dalam Sidang Umum /Istimewa MPR 1999-2002.”

Jika Donal berpikir juga saling melindungi dan toleransi, mengapa yang dipikirkan hanya perlindungan terhadap minoritas ? mengapa tidak pernah berpikir perlindungan mayoritas ? sehingga terjadi saling melindungi dalam arti kata jangan sampai juga kepentingan mayoritas dikorbankan karena melindungi minoritas.Misalnya jangan sampai kan jika kaum non muslim mempimpin Indonesia melalui PDIP atau PDS lalu membuat hukum sholat dilarang ? puasa dilarang ? bangun masjid dilarang ? Atau Donal bisa tunjukkan apakah ada ayat dalam Injil yang seperti dalam quran yang artinya “bagimu agamamu dan bagiku agamaku ? sehingga ada jaminan dalam toleransi agama ?

“Ciri utama jiwa nasionalis adalah sikap hipotetis (what if … ?) dalam menghadapi situasi genting jika SEANDAINYA harus secara spontan segara memilih salah satu dan hanya boleh memilih salah satu saja (tidak boleh memilih dua-duanya dan juga tidak boleh “tidak memilih” sama sekali): apakah kecenderungan hati Anda merasa LEBIH perlu memprioritaskan untuk menolong orang sebangsa tapi berbeda agama ATAU apakah kecenderungan hati Anda merasa LEBIH perlu memprioritaskan untuk menolong orang seagama tapi berbeda bangsa? Jika Anda cenderung untuk memilih yang pertama (“sebangsa” lebih diprioritaskan daripada “seagama”) maka dapatlah dikatakan bahwa Anda adalah seorang nasionalis (atau bahkan pluralis). Tapi jika sebaliknya Anda cenderung untuk memilih yang kedua (“seagama” lebih diprioritaskan daripada “sebangsa”) maka dapatlah dikatakan bahwa Anda bukanlah seorang nasionalis (atau pluralis), melainkan seorang sektarian (atau fundamentalis atau bahkan teroris).”

Apakah menurut Donal, Muhammadiyah yang telah berjuang 100 tahun yaitu sejak Indonesia belum merdeka bukan Nasionalis ? jelas Muhammadiyah nasionalis bahkan ummat Islampun yang benar adalah nasionalis.

Sebagai contoh, berapa pahlawan yang beragama islam ? dan berapa pahlawan yang beragama non islam ? dari mulai Pangeran Dipenegoro, Jendral Sudirman, Imam Bonjol, RA Kartini dan sebagainya, apakah bukan nasionalis yang mementingkan semua ? apakah ada ummat non muslim yang tidak dibela ? sekali lagi, yang beda islam dengan non islam hanya cara beribadah dan haramnya babi, bangkai, darah, riba, zina, judi, menikahi saudara sedarah/ayah/ibunya, minuman keras, selain itu sama tentang cara mencapai hidup bahagia.

Sudah selayaknya tulisan tulisan seperti Donal itu harus diberhentikan dari sekarang karena mengandung fitnah dan salah faham sera menyesatkan yang sangat berbahaya untuk kehidiupan bernegara RI yang tercinta.

Salam sejahtera dan berkeadilan,
Zaenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: