PROFIL CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB NO 18, PASURUAN PROBOLINGGO, IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM, No Urut 1.

‘Iedul Fithri 1429H di Keraton Solo, Jawa Tengah

IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM

IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM

Realitas hidup memang tidak semudah impian dan idealisme.

Untuk mencapai ideal, perlu perjuangan secara bersama karena kita hidup bersama dan tidak bisa maju sendiri…dengan berpartisipasi memilih suatu partai yang bisa dipercaya untuk perjuangkan hidupnya.

Dengan memilih Partai Matahari Bangsa Nomor 18 sebagai Partai IslaM BerkebangsaaN dan BerkemajuaN; IkutI PetunjuK AllaH MengatuR, MakA RakyaT MakmuR; SatukaN UmmaT MakmurkaN BangsA; UtamakaN Karya BangsA SendirI, AgaR MakmuR MandirI; DesA dan KotA KitA, HaruS JadI SurgA KitA; nO 18 DeLaPAn BELaS = Demi membeLa PerjuangAn Bangsa agar Ekonominya Lancar Sejahtera, maka rakyat Indonesia Insyallah akan segera bisa lebih baik teknologinya, makmur dan merata ekonominya, pendidikan dan kesehatan lebih baik, dengan pangan, papan, transportasi dan energi mandiri yang baik dan diridloi oleh AllaH Yang Maha Esa.

LAMBANG PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB No 18

LAMBANG PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB No 18

Saya, hanyalah seorang dari ratusan Alumni Institut Teknologi Bandung/ITB, aktifis Masjid Salman ITB dan Anggota ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) yang menerima kepercayaan sebagai CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PASURUAN PROBOLINGGO dengan nomor urut 1, yang ingin mengajak ummat Islam baik dari warga Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama maupun warga negara Indonesia baik yang muslim maupun non muslim Nasionalis untuk bersatu memilih dan bersama Partai Matahari Bangsa untuk menjadikan Negara Indonesia cepat maju dan makmur diberkahi oleh AllaH Yang Maha Esa.

Untuk mengenali saya lebih jauh, maka saya ceritakan dulu riwayat saya :

Nama : Ir.H. Achmad Zaenal Abidin IPM

Email : zaenal.aza@gmail.com, Telp : 021 85906161, Fax : 021 85906565

Lahir di : Semarang, tanggal 24 Agustus 1958.

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Jenis Kelamin : Laki laki

Status : Nikah

Istri : Hj. Lenda Ariyati Bc Ak.

Anak :

1. Paramita Nurina Nisai – UNPAD, Akuntansi, Bandung

2. Arya Zaenal Risyad – ITB , Teknik Telekomunikasi, Bandung

3. Zakarizal Zaenal Havada – SMAN 77, Jakarta

Pendidikan :

1977 – 1981 : Institut Teknologi Bandung, Fakultas Teknologi Industri, Departemen Elektro Teknik, Bandung, kontrak/kost di Jl.Plesiran 15 Bandung :-)

1971 – 1975 : Madrasah Tsanawiyah Diniyah Al Mukmin, Gading Kidul, Surakarta

1974 – 1976 : SMA Negeri I, Surakarta

1971 – 1973 : SMP Negeri VIII, Surakarta

1965 – 1970 : SD Islam Al Fajar, Surakarta

Kursus/Diklat a. Kursus Marketing/Kredit,Akuntansi, Administrasi pada Bank Dagang Negara Pusat dan Cabang Gambir
b. Kursus System Design , Analis dan Pemrograman
Kontrol pada Komputer PC
c. Kursus sistem Analis dan Disain untuk Mainframe
dan CICS di PT USI Jaya / IBM
d. Kursus Singkat Dasar Kepolisian Perbankan
.
Riwayat Organisasi : a. Masjid Salman Mentoring ITB
b. Ketua Panitia OS HME ITB
c. Senator HME ITB
d. Ketua Panitia Kuliah Kerja Elektro ITB
e. Pengurus Kompartemen Sosial pada Ikatan Alumni
ITB ( IA –ITB)
f. Pengurus Kompartemen Bisnis pada Badan
Kejuruan Elektro Persatuan Insinyur Indonesia (
BKE-PII)
g Ketua Ranting Muhamadiyah Cipinang Muara
h. Dewan Pakar Partai Matahari Bangsa DKI
i. Ketua Komunitas Alumni ITB untuk Indonesia Baik dan
Mandiri.

j. Anggota AKLI DPD DKI
k. Anggota ASITA DKI
l. Anggota GAPEKNAS
m. Anggota KADIN
n. Anggota ASPEKMI

Riwayat Pekerjaan dan Alamat Pekerjaan :
a. Tahun 1981 – 1982
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Training Engineer untuk Proyek Fasilitas Pabrikasi Pesawat IPTN

b. Tahun 1982 – akhir 1982
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Site Manager untuk Proyek Transmisi 70 KV Cangkring-
Jatibarang Cirebon.

c. Tahun 1982 – 1983
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Director In Charge Proyek PAL Manufacturing Facility, Surabaya.

d. Tahun 1983 – akhir 1983
Perusahaan : PT. Kabel Metal Indonesia, Jakarta
Jabatan : Production Engineer.

e. Tahun 1983 akhir – Awal 1984
Bank Dagang Negara Head Office
Jabatan : Staff Training Pada Bank Dagang Negara Kantor Pusat
Kantor Cabang Gambir untuk Marketing/Credit, Akuntansi, Administrasi
luar negeri.

f. Tahun 1985
Bank Dagang Negara, Kantor Pusat , Jakarta Departemen EDP -
Jabatan : Programmer Aplikasi Transaksi luar negeri
UAK – Administrasi keuangan, akuntansi
untuk BDN KP. terkonsolidasi dengan semua cabang.

g. Tahun 1986 – pertengahan 1987
Bank Dagang Negara kantor pusat, Jakarta Departemen EDP
Jabatan : Kepala sistem Analis untuk semua aplikasi perbankan termasuk
Personalian dan Penggajian, terkonsolidasi semua cabang.

h. Tahun Pertengahan 1987 – Awal 1988
Bank Dagang Negara, Kantor Perwakilan dan cabang Hong Kong, Staco
International Finance Limited – Hong Kong
Jabatan : Kepala Sistem Implementasi KAPITI Sistem Perbankan
pada IBM S-36 untuk semua aplikasi perbankan dan transaksi konsolidasi
dengan BDN Kantor Pusat.

i. Tahun 1988 – 1991
Perusahaan : PT. IndOsOft Utama Technology and Saint d’IndOsOft,
Jakarta Centre of Software House, Hardware and System Analyst Training
Jabatan : Direktur

j. Tahun 1994 – sampai sekarang
Perusahaan : PT. Prima Beton International, Jakarta. Electrical / Mechanical
Contractor, Sole Agent/ Distributor, Telecommunication supplier and
General contractor
Jabatan : Direktur

k. Tahun 2001 – sampai sekarang
Perusahaan : PT. Digitel Auvicom Indonesia , Jakarta. Information
Technology, System Integrator, Hardware & Software System Provider
Jabatan : Komisaris

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin/Caleg DPR Jatim II / Dapil 2, PMB, Pasuruan Probolinggo, Jawa Timur.

PENILAIAN/KOMENTAR/TESTIMONI TENTANG IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN SEBAGAI CALEG JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PASURUAN PROBOLINGGO :

At 22:51 16/11/2008, widjayanto djaenudin wrote:

To: zaenal_aza@yahoo.co.id
Subject: Re: [indonesia] Ketua PP Muhammadiyah tentang Khilafah dan ummat islam di Indonesia
From: “widjayanto djaenudin” <wid_djae19@>

Mas AZA,

Saya sangat kagum kepada Anda. Penjelasan-penjelasan yg Anda berikan dalam setiap postingan sungguh luar biasa. Mampu memberikan kesadaran dan pemahaman yg lebih mendalam kepada saya khususnya. Luaaarrr biasssaaa… Anda (niat betul) mencari bahan dan menganalisa bahan-bahan tersebut menjadi suatu komentar yg sangat bermutu. Tulisan-tulisan Anda sangat menggambarkan kualitas diri (pribadi) Anda. Kualitas seorang intelektual islam Indonesia yg sangat luar biasa…

Saya sebagai warga (alumni) ITB dan salah seorang warga milis indonesia nextbetter sangat kagum kepada Anda. Saya mendoakan semoga Anda dapat menjaga ke-istiqomahan Anda dalam berprinsip dan bersikap tatkala Anda nanti terpilih mewakili (sebagian) rakyat Indonesia, senantiasa di jalan Allah swt.

Amiiin… Selamat berjuang Mas…
For Indonesia Next Better…
Indonesia yang jauh lebih baik…

Salam,
Widjayanto

Powered by Telkomsel BlackBerry®

At 14:06 29/10/2008, ihsan hariadi wrote:

FOTO BERSAMA CALEG DPR/DPRD ALUMNI ITB di Balairung Kirana HOTEL KARTIKA CANDRA (Penulis pakai Jaket merah PMB) DALAM SILATURAHMI IA JAKARTA, tanggal 30 Oktober 2008.

FOTO BERSAMA CALEG DPR/DPRD ALUMNI ITB di Balairung Kirana HOTEL KARTIKA CANDRA (Penulis pakai Jaket merah PMB, berdiri dikiri tengah) DALAM SILATURAHMI IA JAKARTA, tanggal 30 Oktober 2008.

hehehe, …

sudah lama ingin menanggapin posting-2
daripada buya Zaenal Abidin, ….
sekarang dg. disebut-2 nya Jl. Plesiran
jadi gak tahan lagi :) )

***

Jl. Plesiran itu kalo di Google Map lokasinya
mastinya gak jauh-jauh dari Persimpangan
jalan Layang Pasteur-Cikapayang dengan
Jl. Tamansari/Kebunbibit/Kantor Rektorat ITB
di bawah ini:

<http://tinyurl.com/plesiran15>

***

We’d better “treat” the name Jl. Plesiran
with some “respect”, karena cukup banyak
dosen ITB yang pernah tinggal, ato bahkan
di “besar” kan di kawasan ini :) , setidak-2
tidaknya ada 2 doktor lulusan Perancis
yang pernah punya KTP Jl. Plesiran :)

***

Salah satu rumah di Jl. Plesiran, tepatnya
nomor 15, juga sempat menjadi rumah
“legenda”, penghuni rumah ini banyak
yang kemudian menjadi “tokoh” :-) .
Satu orang, one of the smartest(s),
menjadi doktor lulusan Perancis.

Satu orang yang sempat merangkap
GL-ITB dan Ekonomi Unpad, akhirnya
menjadi dosen Ekonomi Pembangunan
di Unpad, Master lulusan Iowa.

Satu lagi, tokoh paguyuban “Emdewe”
(Mafia Dari Wonogiri), dulu jagoan Bridge :)
sekarang termasuk paling aktif di milis IA-ITB.

***

Hanya sekitar 20 meter dari Plesiran 15
(yang merupakan sarang “penyamun”),
was another house, a nice house, with
3 beautiful young girls in it (sarang
“perawan”). Selama bertahun-tahun
sudah diusahakan dijalin “silaturahmi”
antara kedua ruamah ini, toh akhirnya
tidak ada yang menjadi “jodoh” … :-)

***

Balik ke salah satu “alumni” Plesiran 15:
yang agak “surprise” juga bagi
saya: Mas Zaenal Abidin, yang (mudah-2 an)
akan menjadi salah satu tokoh agen
pencerahan ummat dan bangsa ( i really
mean it).

***

Katika saya baru semester III, mas Zaenal
sedang mengerjakan TA (elektro, bidang
studi power). Topik TA nya kalo gak
salah: Analisis/perhitungan Medan Listrik
& Magnet untuk Motor Listrik (AC, tak
serempak 3 fasa? :) ). Pembimbingnya
pak Harry Sosro … (?).

Topik yang di jaman sekarang mungkin
akan dikerjakan dengan Numerical Tool
(Finite Element spt ANSYS, misalnya),
ato setidak-tidaknya Matlab, di jaman
itu oleh mas Zaenal di “lalap” cukup
menggunakan kalkukator Casio
serie 370 (NOT the 702, or 802
/programmable ones, of which,
only a few ITB students own). The
posession of PC/Personal Computer
for ITB students in early 80’s was
out-of-question, even for the ITB
lecturers at the time.

Orang tua mas Zaenal dan orang
tua saya di Solo bertetangga.
his parents were typical middle
class Muslim in Solo at the time.

Meskipun orang tua beliau mampu,
mas Zaenal’s life style was little
bit “Spartan”, well not exactly like
a Sufi. Mas Zaenal termasuk keren
dan penampilannya cukup “dandy” :)

But he chose to rent the smallest room
( 2 x 2.5 m ) among other rooms
available in our rented house, juga
di saat-2 terakhir menjelang penyelesaian
tugas akhirnya. This could be his form
of “tarekat” lifestyle (dalam tanda petik) :)

***

=====================================

————————————————–
Sekarang switch ke hal lain dulu:
————————————————–
Kita kenal dengan apa yang dikenal
sebagai “romantika” anak ITB terutama
yang menjelang lulus: Apa yang ingin
mereka capai setelah lulus dari (S1)
ITB, typically? :

<1> kerja di perusahaan asing
dengan gaji tinggi ( > $ xxxxxx.xxx )

<2> get a nice car & nice house
<3> get a beautiful wife & build
a “Mawaddah wa Rahmah” family
<4> go through a “dynamic” carrier by
switching from one company to another one ….

=======================================

It seems that Mas Zaenal Abidin (in 1982 setting)
was “following” the above “vision”

Nah, in 1982, mas Zaenal Abidin, lulus tepat 4.5
tahun with high GPA grade (kasus langka di jaman
itu), and soon mas Zaenal got virtually all the above
things that became a “common romantic dreams”
among ITB pals :-) .

( well, we can “ignore” other type of “dream” of
some other “type” of ITB students at the time
who still believed that they should do something
untuk “membela rakyat” :) …. )

So, bebeapa bulan setelah lulus, ketika mas
Zaenal Abidin (yang waktu itu bekerja di
Meta Epsi Eng. ) bertandang “menengok”
kami, teman-2 kostnya di Plesiran 15
sambil membawa Daihatsu Taft nya
(this was the symbol of “success”
of the “Yuppies” type ITB alumni),
rekan-2 seniornya di Plesiran 15
tidak bisa menyembunyikan rasa
“envy” nya :-)

***
Tapi dengan berjalannya waktu, orang
juga bisa berubah. Ketika terakhir
ketemu mas Zaenal tahun 1996 -
pada acara temu alumni Teknik
Elektro, perubahan itu bisa saya
baca di wajah mas Bidin (panggilan
“kesayangan” beliau dari kami).
Topik pembicaraannya, cara
nya berbicara dan raut wajah
mas Bidin saat itu menampilkan
“wisdom” yang rasanya “was
just not there” in 1982 :-)

Topik pembicaraan beliau waktu
itu mengenai kewira-usahaan
(entrepreneurship) berbasis
teknologi, very interesting topics,
jauh sekali dari topik pembicaraan
beliau sewaktu baru saja lulus
dari ITB di tahun 1982.

Jadi kalau melihat kiprah mas Zaenal
sekarang ini, saya melihatnya sebagai
hasil dari suatu “perjalanan” /
spiritual journey dalam menemukan
jati diri …. indeed a very long journey bro …

***

Achso, bravo brother Zaenal,
saya tidak (belum) tertarik dengan
hal-hal yang berhubungan dengan
kepartaian, saya lebih tertarik
kepada pribadi-pribadi, dalam hal ini
kepada anda.

—( ihsan hariadi )—————————

INGIN TAHU KONTRAK POLITIK PARTAI MATAHARI BANGSA / PMB DENGAN CALEGNYA TENTANG ANTI KORUPSI ?  CLICK  :  KONTRAK POLITIK PMB / PARTAI MATAHARI BANGSA DENGAN CALEGNYA.

INGIN TAHU SELENGKAPNYA, SIAPA SAJA NAMA ALUMNI ITB YANG MENJADI CALON LEGISLATIF DPR/DPRD ?

CLICK : DAFTAR NAMA ALUMNI ITB YANG MENJADI CALON LEGISLATIF DPR/DPRD TAHUN 2009.


5 Tanggapan to “PROFIL CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB NO 18, PASURUAN PROBOLINGGO, IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM, No Urut 1.”

  1. LUAR BIASA… ANDA BERANI TAMPIL BEDA DENGAN MEMBAWA NAMA PASURUAN – JATIM. TAPI SEBERANIKAH ANDA TAMPIL BEDA UNTUK BERBICARA DENGAN KAMI KAWULA PASURUAN. BERANI PEGANG KOMITMEN … BERANI BICARA ATAS KESUCIAN DAN KEBENARAN NURANI… BUKAN HANYA BERUCAP TANPA MAKNA… BAHKAN BERUCAP SEPERTI KOOR MIMPI SEPERTI YANG LAINNYA….KARENA SESUNGGUHNYA KATA TERUCAP BAGI ADALAH IBADAH… BUKAN PERBUATAN,,,,

  2. YA BERANI LAH, KARENA YANG SAYA POSTING DISINI MAUPUN PROGRAM KERJA SAYA, MEMANG MERUPAKAN KEINGINAN YANG KUAT UNTUK MELAKSANAKAN SECARA KONSISTEN DAN COMMITTED, TERMASUK PEGANG KOMITMENT DENGAN PARA KAWULA PASURUAN DAN PROBOLINGGO.

    KEINGINAN UNTUK MELAKSANAKAN ITULAH YANG MENEGUHKAN NIAT SAYA MAU UNTUK DICALONKAN SEBAGAI ANGGOTA LEGISLATIF DPR RI OLEH PMB, PADAHAL TADINYA SAYA HANYA MAU TETAP DI BISNIS SAJA.

    TETAPI KETIKA MASUKAN MASUKAN SAYA DAN TEMAN TEMAN ALUMNI ITB YANG TERGABUNG DALAM KOMUNITAS ALUMNI ITB UNTUK INDONESIA BAIK DAN MANDIRI DENGAN MILIST INDONESIA@NEXTBETTER.NET HANYA SEDIKIT YANG MELAKSANAKAN DI PEMERINTAHAN/DPR RI, SEMENTARA INDONESIA TAMPAK MENYERAH DENGAN KEADAAN EKONOMI DUNIA YANG MEMBURUK, MAKANYA TIDAK ADA JALAN LAIN MELAINKAN HARUS MASUK SEBAGAI ANGGOTA DPR RI UNTUK BISA MEMBUAT UNDANG UNDANG PENERAPANNYA.

    TENTU, SAYA MEMERLUKAN DUKUNGAN DARI PARA KAWULA PASURUAN DAN PROBOLINGGO AGAR BISA MASUK SEBAGAI ANGGOTA DPR RI UNTUK MELAKSANAKANNYA.

    JIKA TIDAK BERANI, NISCAYA SAYA TIDAK AKAN BERANI ATAU TIDAK AKAN MAU CAPEK CAPEK MENYUSUN DAN MEMPOSTING PEMIKIRAN PEMIKIRAN MAUPUN PROGRAM KERJA DI BLOGSITE KHUSUS YANG MENYITA WAKTU, MELAINKAN KAMPANYE SAJA SEPERTI YANG LAIN/ARTIS, ADU BANYAK BALIHO, BENDERA, BANNER, STIKER, IKLAN DI TV DAN SEBAGAINYA, TANPA MENGEMUKAKAN VISI/MISSI DAN PROGRAM YANG JELAS, KARENA YANG PENTING BISA DUDUK MANIS TERIMA UANG SIDANG, GAJI DAN SEBAGAINYA KETIKA TELAH TERPILIH MENJADI ANGGOTA DPR RI/DPRD, JIKA PERLU DENGAN HITUNGAN BISNIS TERHADAP APA YANG TELAH DIKELUARKANNYA SEWAKTU KAMPANYE, SEHINGGA SERINGKALI MEMBEBANI ANGGOTA DPR RI/DPRD UNTUK KORUPSI YANG MEMBUAT NEGARA RI TIDAK MAJU MAJU/MAKMUR, ADIL DAN MERATA EKONOMINYA.

  3. kalo udah jadi anggota dewan jangan lupa ya ama wong cilik alias rakyat kecil yang ikut bantuin bikin desain stiker untuk bahan kampanye .. poko’e ojo lali karo wong cilix. okey………

  4. Bagaimana mau lupa, karena niat dari awal memang untuk memperjuangkan dan berusaha untuk meningkatkan taraf hidup rakyat mayoritas/kecil termasuk petani dan nelayan.

    Salah satu wadah untuk perjuangkan peningkatan taraf kehidupan rakyat kecil adalah dengan membentuk komunitas ZAENAL BERSAMA RAKYAT (ZBR) sesuai link : http://www.facebook.com/group.php?gid=46326688434

  5. 5 HAL YANG INGIN SAYA PERJUANGKAN
    PERJUANGKAN BILA MEMANG SAYA BENAR-BENAR DIPERCAYA MENJADI ANGGOTA DPR RI.

    http://www.pmbgresik.tk

    1. Sistem penyelenggaraan / pengelolaan ibadah haji yang mengedepankan aspek pelayanan dan ibadah, bukan berorientasi pada bisnis ansich.
    2. Profesionalitas dunia pendidikan yang lebih mengedepankan penguasaan IT yang lebih mengedepankan aspek norma Agama dan Pancasila yang ber-etika dan ber-budi pekerti.
    3. Orientasi pendidikan rakyat yang terjangkau kemampuan masyarakat. Untuk itu semua pajak yang berkenaan dengan buku pelajaran harus dihapus, sisitem uang gedung dan daftar ulang harus dikaji kembali serta sistem gonta ganti buku pelajaran setiap ganti tahun harus dirubah.
    4. Ekonomi kerakyatan harus dikembalikan dengan lebih menekankan pada pengusaha kecil, industri kecil dan petani/nelayan. Untuk itu kredit perbankan harus diarahkan pada sektor industri kecil sebagai jantung perekonomian Indonesia.
    5. Sektor industri ketenagakerjaan harus mempekerjakan tenaga kerja pemuda-pemudi yang ada di sekitar lokasi industri. Serta pemberian kesempatan kerja bagi lulusan-lulusan baru untuk job magang training sebagai pelatihan kerja (Bukan sistem outsourching)

Tinggalkan Balasan