SOSIALISASI PROGRAM KERJA UNTUK MENCAPAI KEHIDUPAN INDONESIA YANG LEBIH BAIK, ADALAH :

•Maret 9, 2009 • 1 Komentar

1. Jadikan kemampuan manusia sebagai jaminan kredit untuk pemerataan usaha dengan kontrol rekening/penjualan.
2. Hilangkan unsur riba dari bursa saham dan valuta asing, sehingga harga/ekonomi lebih pasti/stabil, tidak naik turun secara tajam.
3. Gencarkan pembuatan/pemakaian pupuk mandiri dan tanaman organik, sehingga hasilnya lebih banyak dan tinggi harganya.
4. Bebaskan rakyat dari jeratan hutang dan harus jual dengan harga rendah hasil keringat yang tidak adil.
5. Pengaturan kembali kepemilikan/penggunaan tanah/laut untuk mandiri pangan/energi dan petani/nelayan makmur.
6. Gratis pendidikan sampai SLTA untuk keluarga pra sejahtera, pendalaman ilmu pengolahan potensi lokal dan gencarkan penjualan hasil produksi/tani/nelayan pakai internet/blogsite gratis.
7. Utamakan karya bangsa sendiri, untuk memperluas lapangan kerja dan mengurangi pengeluaran import yang mahal.
8. Pengaturan kembali kontrak/kerjasama dengan asing dalam pengelolaan kekayaan alam untuk lebih mementingkan keperluan nasional.
9. Anti korupsi dan gaji dipotong 50% (separo) untuk dikembalikan kepada rakyat, antara lain untuk santuni yatim/piatu/pesantren.

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin IPM.

PMB / PARTAI MATAHARI BANGSA SEBAGAI JEMBATAN MENUJU INDONESIA BAHAGIA, RESMI CALONKAN PROF.DR.H.M.DIN SYAMSUDDIN MA. KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH SEBAGAI PRESIDEN RI 2009 S/D 2014.

•Desember 19, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

JIKA INGIN MEMBACA DULU PROFIL PENULIS, MAKA CLICK : PROFIL CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB NO 18, PASURUAN PROBOLINGGO, IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN, No Urut 1.

CLICK : ANIMASI ISLAM YES!, PARTAI ISLAM YES! PANCASILAIS SEJATI! PILIH NO 18 PARTAI MATAHARI BANGSA UNTUK MENUJU INDONESIA BAHAGIA! DAN CLICK : PMB : Jembatan Perubahan untuk indonesia bahagia

CLICK : PROFIL, ARTI LAMBANG, PLATFORM DAN ANGGARAN DASAR/RUMAH TANGGA PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB.

CLICK : PLATFORM & LAGU PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB, MARS DAN PERJUANGAN MUHAMMADIYAH.

CLICK : PMB / PARTAI MATAHARI BANGSA RESMI CALONKAN PROF.DR.H.M.DIN SYAMSUDDIN MA. KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH SEBAGAI PRESIDEN RI 2009 S/D 2014.

CLICK : SEKILAS PROFIL DAN BEBERAPA PANDANGAN/PROGRAM KERJA PROF.DR.H.DIN SYAMSUDDIN SEBAGAI CALON PRESIDEN/WAKIL DARI PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB/No.18

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin

CARA CARA MEMBUAT PUPUK DARI SAMPAH/KOTORAN DAN MENJUAL HASIL SAMPAH :

•Desember 18, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

1. CLICK : Teknik Menjual Sampah Dengan Mahal

2. CLICK : Mengelola Sampah Rumah ( Part 01)

3. CLICK : Mengelola Sampah Rumah ( Part 02)

4. CLICK : Mengelola Sampah Rumah ( Part 03)

5. CLICK : Mengelola Sampah Rumah ( Part 04)

6. CLICK : Mengelola Sampah Rumah ( Part 05 End)

7. CLICK : Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang

8. CLICK : Peluang Usaha Kompos Dengan Rotary KILN Manual

9. CLICK : Cara Praktis Membuat Pupuk Cair Dg Komposter Elektrik

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin

PROFIL, KOMMITMENT, PROGRAM KERJA PARA CALEG DPRD, DPR RI / PUSAT PMB YANG PRO RAKYAT DAN KANDIDAT CALON PRESIDEN/WAKIL.

•November 29, 2008 • 2 Komentar

1. CLICK : PMB AKAN RAIH MINIMAL 7% SUARA DENGAN 2 JUTA KADER, REKOMENDASIKAN 13 CALON PRESIDEN/WAKIL:DIN SYAMSUDDIN, AMIEN RAIS, SULTAN HAMENGKUBUWONO X, IMAM ADDARUQUTNI, JIMLY ASSIDIQIE, HATTA RAJASA, SUTANTO, AKBAR TANJUNG, MALIK FAJAR, HY THOHARI, JEFRIE G, SURATMO, BUSRO MUQODDAS.

2. CLICK : JUMLAH 303 ORANG CALEG DPR RI PMB, 40,2% WANITA, 80% WARGA MUHAMMADIYAH, 20% INTELEKTUAL MUDA, 50% GAJI DIPOTONG UNTUK RAKYAT, SANTUNI YATIM, DIRIKAN SEKOLAH DI DAERAH, SIAP JADI RELAWAN SOSIAL.

3. CLICK : SEKILAS PROFIL DAN BEBERAPA PANDANGAN/PROGRAM KERJA PROF.DR.H.DIN SYAMSUDDIN MA. SEBAGAI CALON PRESIDEN/WAKIL DARI PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB/No.18

4. CLICK : SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X KANDIDAT CALON PRESIDEN/WAKIL PMB/NO 18, DIDUKUNG 47 RAJA SELURUH NUSANTARA.

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin, caleg DPR RI / PUSAT dapil JATIM II/2 Jawa Timur, Pasuruan Probolinggo.

KH. AHMAD DAHLAN (PENDIRI MUHAMMADIYAH), KYAI HASYIM ASY’ARI (PENDIRI NU) DAN RA.KARTINI, TERNYATA MEREKA SAUDARA SATU GURU.

•November 22, 2008 • 1 Komentar

K.H. Ahmad Dahlan: Reformis dan Pembaharu Ajaran Agama

“Semua ibadah diharamkan kecuali yang ada perintahnya dari Nabi Muhammad”, itulah ajaran utama dari K.H.
Ahmad Dahlan. Ajaran ini terus dipegang oleh anggota Muhammadiyah sampai sekarang. Ini juga reformasi yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan terhadap ajaran agama yang berlangsung saat itu di Jawa. Oleh karena itulah Ahmad Dahlan mengatakan ziarah kubur dan meminta kepada kuburan dilarang.

Ahmad Dahlan juga melarang penyembahan dan perlakuan yang berlebihan terhadap pusaka-pusaka keraton seperti keris, kereta kuda, dan tombak tapi pihak keraton tetap saja melakukan. Ahmad Dahlan juga hendak membetulkan arah kiblat di Masjid Keraton tapi pihak keraton menolak.

Ahmad Dahlan lalu berhenti dari pekerjaannya sebagai ‘ketib’ (khatib) keraton. Dahlan juga mereformasi sistem pendidikan pesantren yang menurutnya tidak jelas jenjangnya dan tidak efektif metodenya karena mengutamakan menghafal serta tidak merespons ilmu pengetahuan umum, Dahlan juga memurnikan agama Islam dari percampurannya dengan agama Hindu, Budha, animisme, dinamisme, dan kejawen.

Karena gerakan reformasinya Ahmad Dahlan juga sering diteror seperti diancam dibunuh, rumahnya dilempari batu dan kotoran binatang. Tapi Ahmad Dahlan Maju terus pantang mundur, ia merasa beginilah resiko pejuang reformasi atau dalam bahasa Arabnya disebut Mushlih (dari akar katanya Ishlah) atau pembaharu ajaran agama yang dalam bahasa Arabnya disebut Mujaddid. Sebenarnya siapakah Ahmad Dahlan yang pemberani dan keras kepala dalam menegakkan kebenaran ini?

Ahmad Dahlan dilahirkan di daerah Kauman kota Yogyakarta dengan nama Muhammad Darwis pada tahun 1869, sumber lain mengatakan tahun 1868. Memang kelahiran Ahmad Dahlan agak gelap tanggal pastinyapun tidak terlacak. Okelah kita tidak mempermasalahkan kelahirannya melainkan karyanya. Organisasi yang dia dirikan yaitu Muhammadiyah sekarang menjadi maju dan menjadi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia dari segi anggotanya.

Ahmad Dahlan adalah anak seorang kyai tradisional yaitu K.H. Abu Bakar bin Kyai Sulaiman, seorang khatib di Masjid Sultan di kota itu. Ibunya Siti Aminah adalah anak Haji Ibrahim, seorang penghulu. Ahmad Dahlan adalah anak keempat dari tujuh bersaudara.

Sebagaimana anak seorang kyai pada masa itu pemuda Darwis juga menimba ilmu ke banyak kyai. Ia belajar ilmu fikih kepada KH Muhammad Shaleh, ilmu Nahwu-Sharaf (tata bahasa) kepada KH Muhsin, ilmu falak (astronomi) kepada KH Raden Dahlan, ilmu hadis kepada kyai Mahfud dan Syekh KH Ayyat, ilmu Al Qur-an kepada Syekh Amin dan Sayid Bakri Satock, dan ilmu pengobatan dan racun binatang kepada Syekh Hasan.

Ia juga pernah sekamar dengan KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU) ketika beguru kepada KH Sholeh Darat di Semarang. Berarti juga Ahmad Dahlan, Hasyim Asy’ari, dan RA Kartini satu guru satu ilmu yaitu KH Sholeh Darat. Berarti gerakan Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama dan Gerakan Feminis berasal dari satu guru.
Sebagaimana gerakan Islam, Nasionalis, dan Komunis berasal dari satu guru yaitu HOS Tjokroaminoto.

Ketika berumur 21 tahun (1890), KH Ahmad Dahlan pergi ke tanah suci Mekkah untuk naik haji dan menuntut ilmu di sana. Ia belajar selama setahun. Salah seorang gurunya adalah Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
Dahlan satu guru satu ilmu lagi dengan KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU)
. Ia juga satu guru dengan Haji Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka) dan Syekh Muhammad Djamil Djambek. Kedua orang ini adalah pendiri gerakan “Kaoem Moeda” di Sumatra Barat. Haji Agus Salim juga berguru pada Syekh Ahmad Khatib. Agus Salim nantinya menjadi wakil ketua Sarekat Islam dan Pembina Jong Islamieten Bond. Jadi seluruh gerakan Islam di Indonesia yang menjadi mainstream sumbernya satu yaitu Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi Imam Masjidil Haram di Mekkah.

Dari Ahmad Khatib inilah Dahlan berkenalan dengan pemikiran trio pembaharu dan Reformis Islam dari Timur Tengah yaitu Sayid Jamaluddin Al Afghani, Syekh Muhammad Abduh, dan Syekh Muhammad Rasyid Ridha.
Akhirnya Dahlan membawa gerakan Reformasi ini ke Indonesia.

Dahlan mulai mengintrodusir cita-cita reformasinya itu mulanya dengan mencoba mengubah arah kiblat di Masjid Sultan di Keraton Yogyakarta ke arah yang sebenarnya yaitu Barat Laut (sebelumnya ke Barat). Dahlan juga memperbaiki kondisi higienis di daerah Kauman bersama kawan-kawannya.

Perubahan-perubahan ini, walaupun bagi kita sekarang sangat kecil artinya, memperlihatkan kesadaran Dahlan tentang perlunya membuang kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik dan yang menurut pendapatnya memang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Jadi ia ingin membersihkan Islam dan umat Islam baik secara fisik (dengan membuat higienis kampungnya) maupun mental spiritual (dengan memberantas tradisi yang bercampur dengan ajaran Hindu, Budha, Animisme, Dinamisme, dan kebatinan).

Ahmad Dahlan berhasil membangun mushala yang tepat mengarah ke kiblat. Tapi ia gagal dalam mengubah posisi kiblat di masjid Sultan di Yogyakarta. Ia kecewa dan ingin meninggalkan kota kelahirannya tersebut. Tetapi salah seorang keluarganya menghalangi maksudnya itu dengan membangun sebuah langgar
(mushala) yang lain, dengan jaminan bahwa ia dapat mengajarkan dan mempraktekkan ajaran agama dan keyakinannya berdasarkan interpretasinya di sana.

Dalam tahun 1909, ia masuk Boedi Oetomo dengan maksud mengajarkan agama kepada para anggotanya.
Pelajaran-pelajaran yang diberikan Dahlan kelihatannya memenuhi harapan dan keperluan anggota-anggota Boedi Oetomo tadi. Sebagai bukti, mereka menyarankan agar Dahlan membuka sekolah sendiri yang diatur dengan rapi dan didukung oleh organisasi yang bersifat permanen untuk menghindarkan nasib seperti pesantren tradisional yang terpaksa ditutup bila kyai yang bersangkutan meninggal dunia. Dahlan menuruti saran itu. Ia mendirikan Muhammadiyah dan keluar dari Boedi Oetomo. Demikianlah kisah K.H. Ahmad Dahlan dan awal mula berdirinya organisasi yang nantinya menjadi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Semoga bisa menjadi pelajaran berharga. Wallahu A’lam Bish Shawab.

Agung Pribadi

Sejarawan, Peneliti di Yayasan Harkat Bangsa
Tags: biografi
Prev: Tentang Cinta
Next: RA Kartini: Memberontak dari Tradisi tapi Menyerah pada Tradisi

http://peaceman.multiply.com/journal/item/13/K.H._Ahmad_Dahlan_Reformis_dan_Pembaharu_Ajaran_Agama

dilanjutkan dengan :

Yunahar :•Ini Muhammadiyah, Bukan Dahlaniyah•
Kontribusi dari Arif Nur Kholis
Sabtu, 09 Pebruari 2008
Yogyakarta- Muhammadiyah selalu terbuka dan terus berkembang, termasuk dalam hal keputusan Tarjih. Hal ini karena
dalam penentuan sebuah keputusan Tarjih diambil dengan cara mencari yang paling kuat dasarnya, bahkan bisa terjadi
tidak sejalan dengan praktik yang dilakukan pendirinya, Kyai Haji Ahmad Dahlan. Demikian dikatakan Dr. Yunahar Ilyas
ditengah Pengajian Mahasiswa, kamis (7/02/2008) di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro Yogyakarta.
Yogyakarta- Muhammadiyah selalu terbuka dan terus berkembang, termasuk dalam hal keputusan Tarjih. Hal ini
karena dalam penentuan sebuah keputusan Tarjih diambil dengan cara mencari yang paling kuat dasarnya, bahkan bisa
terjadi tidak sejalan dengan praktik yang dilakukan pendirinya, Kyai Haji Ahmad Dahlan. Demikian dikatakan Dr. Yunahar
Ilyas ditengah Pengajian Mahasiswa, kamis (7/02/2008) di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro Yogyakarta.
Menurut Ketua PP Muhammadiyah yang dalam waktu dekat akan mendapat gelar Profesor tersebut, Kyai Haji Ahmad
Dahlan pada masa hidupnya banyak menganut fiqh mahzab Syafi’i, termasuk mengamalkan qunut dalam shalat
subuh dan shalat tarawih 23 rakaat. Namun, setelah berdiriya Majelis Tarjih pada masa kepemimpinan Kyai Haji Mas
Mansyur, terjadilah revisi –revisi setelah melakukan kajian mendalam, termasuk keluarnya Putusan Tarjih yang
menuntunkan tidak dipraktikkannya do’a qunut di dalam shalat subuh dan jumlah rakaat shalat tarawih yag
sebelas rakat. “ Ini wujud keterbukaan Muhammadiyah yang tidak fanatik” tegas Yunahar. “Karena
ini Muhammadiyah bukan Dahlaniyah” ungkapnya setengah berkelakar. Yunahar lebih lanjut berkisah bahwa
dahulu ketika Ahmad Dahlan muda bermukin di Makkah, sempat belajar kepada Syaikh Ahmad Khatib yang saat itu juga
bersama Hasyim Asyari yang kemudian menjadi salah satu pendiri Nadhatul Ulama. Karena Kyai Ahmad Khatib adalah
seorang ulama bermahzab Syafii, maka praktik ibadah Kyai Dahlan banyak yang mengikuti fiqh Mahzab Syafii. Hanya
saja, karena Kyai Dahlan mendapat tugas dari Syaikh Ahmad Khatib untuk mempelajari Al Mannar, karya Rasyid Ridha,
maka Kyai Dahlan terpengaruh juga dengan pemikiran Rasyid Ridha yang menekankan tidak bermahdzab.
“Contohnya, bila ada satu masalah yang kuat dasarnya Mahzab Syafii yang dianut Mahzab Syafii, kalau suatu
masalah kuat Mahzab Hanafi, yang dianut Mahzab Hanafi” terang Yunahar. Hal inilah yang kemudian dianut
Muhammadiyah, termasuk dalam pengambilan Putusan Tarjih. (Arif)

http://www.muhammadiyah.or.id/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=893

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin/Caleg DPR Jatim II / Dapil 2, PMB, Pasuruan Probolinggo, Jawa Timur.

PROFIL CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB NO 18, PASURUAN PROBOLINGGO, IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM, No Urut 1.

•November 20, 2008 • 1 Komentar
FOTO IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM

FOTO IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN IPM

Realitas hidup memang tidak semudah impian dan idealisme.

Untuk mencapai ideal, perlu perjuangan secara bersama karena kita hidup bersama dan tidak bisa maju sendiri…dengan berpartisipasi memilih suatu partai yang bisa dipercaya untuk perjuangkan hidupnya.

Dengan memilih Partai Matahari Bangsa Nomor 18 sebagai Partai IslaM BerkebangsaaN dan BerkemajuaN; IkutI PetunjuK AllaH MengatuR, MakA RakyaT MakmuR; SatukaN UmmaT MakmurkaN BangsA; UtamakaN Karya BangsA SendirI, AgaR MakmuR MandirI; DesA dan KotA KitA, HaruS JadI SurgA KitA; nO 18 DeLaPAn BELaS = Demi membeLa PerjuangAn Bangsa agar Ekonominya Lancar Sejahtera, maka rakyat Indonesia Insyallah akan segera bisa lebih baik teknologinya, makmur dan merata ekonominya, pendidikan dan kesehatan lebih baik, dengan pangan, papan, transportasi dan energi mandiri yang baik dan diridloi oleh AllaH Yang Maha Esa.

LAMBANG PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB No 18

LAMBANG PARTAI MATAHARI BANGSA/PMB No 18

Saya, hanyalah seorang dari ratusan Alumni Institut Teknologi Bandung/ITB, aktifis Masjid Salman ITB dan Anggota ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) yang menerima kepercayaan sebagai CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PASURUAN PROBOLINGGO dengan nomor urut 1, yang ingin mengajak ummat Islam baik dari warga Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama maupun warga negara Indonesia baik yang muslim maupun non muslim Nasionalis untuk bersatu memilih dan bersama Partai Matahari Bangsa untuk menjadikan Negara Indonesia cepat maju dan makmur diberkahi oleh AllaH Yang Maha Esa.

Untuk mengenali saya lebih jauh, maka saya ceritakan dulu riwayat saya :

Nama : Ir.H. Achmad Zaenal Abidin IPM

Email : zaenal.aza@gmail.com, Telp : 021 85906161, Fax : 021 85906565

Lahir di : Semarang, tanggal 24 Agustus 1958.

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Jenis Kelamin : Laki laki

Status : Nikah

Istri : Hj. Lenda Ariyati Bc Ak.

Anak :

1. Paramita Nurina Nisai – UNPAD, Akuntansi, Bandung

2. Arya Zaenal Risyad – ITB , Teknik Telekomunikasi, Bandung

3. Zakarizal Zaenal Havada – ITS, Teknik Material, Surabaya

Pendidikan :

1977 – 1981 : Institut Teknologi Bandung, Fakultas Teknologi Industri, Departemen Elektro Teknik, Bandung, kontrak/kost di Jl.Plesiran 15 Bandung :-)

1971 – 1975 : Madrasah Tsanawiyah Diniyah Al Mukmin, Gading Kidul, Surakarta

1974 – 1976 : SMA Negeri I, Surakarta

1971 – 1973 : SMP Negeri VIII, Surakarta

1965 – 1970 : SD Islam Al Fajar, Surakarta

Kursus/Diklat a. Kursus Marketing/Kredit,Akuntansi, Administrasi pada Bank Dagang Negara Pusat dan Cabang Gambir
b. Kursus System Design , Analis dan Pemrograman
Kontrol pada Komputer PC
c. Kursus sistem Analis dan Disain untuk Mainframe
dan CICS di PT USI Jaya / IBM
d. Kursus Singkat Dasar Kepolisian Perbankan
.
Riwayat Organisasi : a. Masjid Salman Mentoring ITB
b. Ketua Panitia OS HME ITB
c. Senator HME ITB
d. Ketua Panitia Kuliah Kerja Elektro ITB
e. Pengurus Kompartemen Sosial pada Ikatan Alumni
ITB ( IA –ITB)
f. Pengurus Kompartemen Bisnis pada Badan
Kejuruan Elektro Persatuan Insinyur Indonesia (
BKE-PII)
g Ketua Ranting Muhamadiyah Cipinang Muara
h. Dewan Pakar Partai Matahari Bangsa DKI
i. Ketua Komunitas Alumni ITB untuk Indonesia Baik dan
Mandiri.

j. Anggota AKLI DPD DKI
k. Anggota ASITA DKI
l. Anggota GAPEKNAS
m. Anggota KADIN
n. Anggota ASPEKMI
Riwayat Pekerjaan dan Alamat Pekerjaan :
a. Tahun 1981 – 1982
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Training Engineer untuk Proyek Fasilitas Pabrikasi Pesawat IPTN

b. Tahun 1982 – akhir 1982
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Site Manager untuk Proyek Transmisi 70 KV Cangkring-
Jatibarang Cirebon.

c. Tahun 1982 – 1983
Perusahaan : PT. Meta Epsi Engineering
Jabatan : Director In Charge Proyek PAL Manufacturing Facility, Surabaya.

d. Tahun 1983 – akhir 1983
Perusahaan : PT. Kabel Metal Indonesia, Jakarta
Jabatan : Production Engineer.

e. Tahun 1983 akhir – Awal 1984
Bank Dagang Negara Head Office
Jabatan : Staff Training Pada Bank Dagang Negara Kantor Pusat
Kantor Cabang Gambir untuk Marketing/Credit, Akuntansi, Administrasi
luar negeri.

f. Tahun 1985
Bank Dagang Negara, Kantor Pusat , Jakarta Departemen EDP -
Jabatan : Programmer Aplikasi Transaksi luar negeri
UAK – Administrasi keuangan, akuntansi
untuk BDN KP. terkonsolidasi dengan semua cabang.

g. Tahun 1986 – pertengahan 1987
Bank Dagang Negara kantor pusat, Jakarta Departemen EDP
Jabatan : Kepala sistem Analis untuk semua aplikasi perbankan termasuk
Personalian dan Penggajian, terkonsolidasi semua cabang.

h. Tahun Pertengahan 1987 – Awal 1988
Bank Dagang Negara, Kantor Perwakilan dan cabang Hong Kong, Staco
International Finance Limited – Hong Kong
Jabatan : Kepala Sistem Implementasi KAPITI Sistem Perbankan
pada IBM S-36 untuk semua aplikasi perbankan dan transaksi konsolidasi
dengan BDN Kantor Pusat.

i. Tahun 1988 – 1991
Perusahaan : PT. IndOsOft Utama Technology and Saint d’IndOsOft,
Jakarta Centre of Software House, Hardware and System Analyst Training
Jabatan : Direktur

j. Tahun 1994 – sampai sekarang
Perusahaan : PT. Prima Beton International, Jakarta. Electrical / Mechanical
Contractor, Sole Agent/ Distributor, Telecommunication supplier and
General contractor
Jabatan : Direktur

k. Tahun 2001 – sampai sekarang
Perusahaan : PT. Digitel Auvicom Indonesia , Jakarta. Information
Technology, System Integrator, Hardware & Software System Provider
Jabatan : Komisaris

Salam,
Ir.H.Achmad Zaenal Abidin/Caleg DPR Jatim II / Dapil 2, PMB, Pasuruan Probolinggo, Jawa Timur.

PENILAIAN/KOMENTAR/TESTIMONI TENTANG IR.H.ACHMAD ZAENAL ABIDIN SEBAGAI CALEG JATIM 2 / DAPIL II JAWA TIMUR, PASURUAN PROBOLINGGO :

At 22:51 16/11/2008, widjayanto djaenudin wrote:

To: zaenal_aza@yahoo.co.id
Subject: Re: [indonesia] Ketua PP Muhammadiyah tentang Khilafah dan ummat islam di Indonesia
From: “widjayanto djaenudin” <wid_djae19@>

Mas AZA,

Saya sangat kagum kepada Anda. Penjelasan-penjelasan yg Anda berikan dalam setiap postingan sungguh luar biasa. Mampu memberikan kesadaran dan pemahaman yg lebih mendalam kepada saya khususnya. Luaaarrr biasssaaa… Anda (niat betul) mencari bahan dan menganalisa bahan-bahan tersebut menjadi suatu komentar yg sangat bermutu. Tulisan-tulisan Anda sangat menggambarkan kualitas diri (pribadi) Anda. Kualitas seorang intelektual islam Indonesia yg sangat luar biasa…

Saya sebagai warga (alumni) ITB dan salah seorang warga milis indonesia nextbetter sangat kagum kepada Anda. Saya mendoakan semoga Anda dapat menjaga ke-istiqomahan Anda dalam berprinsip dan bersikap tatkala Anda nanti terpilih mewakili (sebagian) rakyat Indonesia, senantiasa di jalan Allah swt.

Amiiin… Selamat berjuang Mas…
For Indonesia Next Better…
Indonesia yang jauh lebih baik…

Salam,
Widjayanto

Powered by Telkomsel BlackBerry®

At 14:06 29/10/2008, ihsan hariadi wrote:

FOTO BERSAMA CALEG DPR/DPRD ALUMNI ITB di Balairung Kirana HOTEL KARTIKA CANDRA (Penulis pakai Jaket merah PMB) DALAM SILATURAHMI IA JAKARTA, tanggal 30 Oktober 2008.

FOTO BERSAMA CALEG DPR/DPRD ALUMNI ITB di Balairung Kirana HOTEL KARTIKA CANDRA (Penulis pakai Jaket merah PMB, berdiri dikiri tengah) DALAM SILATURAHMI IA JAKARTA, tanggal 30 Oktober 2008.

hehehe, …

sudah lama ingin menanggapin posting-2
daripada buya Zaenal Abidin, ….
sekarang dg. disebut-2 nya Jl. Plesiran
jadi gak tahan lagi :))

***

Jl. Plesiran itu kalo di Google Map lokasinya
mastinya gak jauh-jauh dari Persimpangan
jalan Layang Pasteur-Cikapayang dengan
Jl. Tamansari/Kebunbibit/Kantor Rektorat ITB
di bawah ini:

<http://tinyurl.com/plesiran15>

***

We’d better “treat” the name Jl. Plesiran
with some “respect”, karena cukup banyak
dosen ITB yang pernah tinggal, ato bahkan
di “besar” kan di kawasan ini :), setidak-2
tidaknya ada 2 doktor lulusan Perancis
yang pernah punya KTP Jl. Plesiran :)

***

Salah satu rumah di Jl. Plesiran, tepatnya
nomor 15, juga sempat menjadi rumah
“legenda”, penghuni rumah ini banyak
yang kemudian menjadi “tokoh” :-).
Satu orang, one of the smartest(s),
menjadi doktor lulusan Perancis.

Satu orang yang sempat merangkap
GL-ITB dan Ekonomi Unpad, akhirnya
menjadi dosen Ekonomi Pembangunan
di Unpad, Master lulusan Iowa.

Satu lagi, tokoh paguyuban “Emdewe”
(Mafia Dari Wonogiri), dulu jagoan Bridge :)
sekarang termasuk paling aktif di milis IA-ITB.

***

Hanya sekitar 20 meter dari Plesiran 15
(yang merupakan sarang “penyamun”),
was another house, a nice house, with
3 beautiful young girls in it (sarang
“perawan”). Selama bertahun-tahun
sudah diusahakan dijalin “silaturahmi”
antara kedua ruamah ini, toh akhirnya
tidak ada yang menjadi “jodoh” … :-)

***

Balik ke salah satu “alumni” Plesiran 15:
yang agak “surprise” juga bagi
saya: Mas Zaenal Abidin, yang (mudah-2 an)
akan menjadi salah satu tokoh agen
pencerahan ummat dan bangsa ( i really
mean it).

***

Katika saya baru semester III, mas Zaenal
sedang mengerjakan TA (elektro, bidang
studi power). Topik TA nya kalo gak
salah: Analisis/perhitungan Medan Listrik
& Magnet untuk Motor Listrik (AC, tak
serempak 3 fasa? :) ). Pembimbingnya
pak Harry Sosro … (?).

Topik yang di jaman sekarang mungkin
akan dikerjakan dengan Numerical Tool
(Finite Element spt ANSYS, misalnya),
ato setidak-tidaknya Matlab, di jaman
itu oleh mas Zaenal di “lalap” cukup
menggunakan kalkukator Casio
serie 370 (NOT the 702, or 802
/programmable ones, of which,
only a few ITB students own). The
posession of PC/Personal Computer
for ITB students in early 80′s was
out-of-question, even for the ITB
lecturers at the time.

Orang tua mas Zaenal dan orang
tua saya di Solo bertetangga.
his parents were typical middle
class Muslim in Solo at the time.

Meskipun orang tua beliau mampu,
mas Zaenal’s life style was little
bit “Spartan”, well not exactly like
a Sufi. Mas Zaenal termasuk keren
dan penampilannya cukup “dandy” :)

But he chose to rent the smallest room
( 2 x 2.5 m ) among other rooms
available in our rented house, juga
di saat-2 terakhir menjelang penyelesaian
tugas akhirnya. This could be his form
of “tarekat” lifestyle (dalam tanda petik) :)

***

=====================================

————————————————–
Sekarang switch ke hal lain dulu:
————————————————–
Kita kenal dengan apa yang dikenal
sebagai “romantika” anak ITB terutama
yang menjelang lulus: Apa yang ingin
mereka capai setelah lulus dari (S1)
ITB, typically? :

<1> kerja di perusahaan asing
dengan gaji tinggi ( > $ xxxxxx.xxx )

<2> get a nice car & nice house
<3> get a beautiful wife & build
a “Mawaddah wa Rahmah” family
<4> go through a “dynamic” carrier by
switching from one company to another one ….

=======================================

It seems that Mas Zaenal Abidin (in 1982 setting)
was “following” the above “vision”

Nah, in 1982, mas Zaenal Abidin, lulus tepat 4.5
tahun with high GPA grade (kasus langka di jaman
itu), and soon mas Zaenal got virtually all the above
things that became a “common romantic dreams”
among ITB pals :-).

( well, we can “ignore” other type of “dream” of
some other “type” of ITB students at the time
who still believed that they should do something
untuk “membela rakyat” :)…. )

So, bebeapa bulan setelah lulus, ketika mas
Zaenal Abidin (yang waktu itu bekerja di
Meta Epsi Eng. ) bertandang “menengok”
kami, teman-2 kostnya di Plesiran 15
sambil membawa Daihatsu Taft nya
(this was the symbol of “success”
of the “Yuppies” type ITB alumni),
rekan-2 seniornya di Plesiran 15
tidak bisa menyembunyikan rasa
“envy” nya :-)

***
Tapi dengan berjalannya waktu, orang
juga bisa berubah. Ketika terakhir
ketemu mas Zaenal tahun 1996 -
pada acara temu alumni Teknik
Elektro, perubahan itu bisa saya
baca di wajah mas Bidin (panggilan
“kesayangan” beliau dari kami).
Topik pembicaraannya, cara
nya berbicara dan raut wajah
mas Bidin saat itu menampilkan
“wisdom” yang rasanya “was
just not there” in 1982 :-)

Topik pembicaraan beliau waktu
itu mengenai kewira-usahaan
(entrepreneurship) berbasis
teknologi, very interesting topics,
jauh sekali dari topik pembicaraan
beliau sewaktu baru saja lulus
dari ITB di tahun 1982.

Jadi kalau melihat kiprah mas Zaenal
sekarang ini, saya melihatnya sebagai
hasil dari suatu “perjalanan” /
spiritual journey dalam menemukan
jati diri …. indeed a very long journey bro …

***

Achso, bravo brother Zaenal,
saya tidak (belum) tertarik dengan
hal-hal yang berhubungan dengan
kepartaian, saya lebih tertarik
kepada pribadi-pribadi, dalam hal ini
kepada anda.

—( ihsan hariadi )—————————

INGIN TAHU KONTRAK POLITIK PARTAI MATAHARI BANGSA / PMB DENGAN CALEGNYA TENTANG ANTI KORUPSI ?  CLICK  :  KONTRAK POLITIK PMB / PARTAI MATAHARI BANGSA DENGAN CALEGNYA.

INGIN TAHU SELENGKAPNYA, SIAPA SAJA NAMA ALUMNI ITB YANG MENJADI CALON LEGISLATIF DPR/DPRD ?

CLICK : DAFTAR NAMA ALUMNI ITB YANG MENJADI CALON LEGISLATIF DPR/DPRD TAHUN 2009.

Kontrak politik Caleg DPR JATIM 2 / DAPIL II Jawa Timur, Partai Matahari Bangsa PMB No 18, partai lain bagaimana untuk berantas korupsi?

•November 2, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Teman teman,

Dalam acara pembekalan caleg DPR RI dan semua PW PMB seluruh Indonesia di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, tanggal 26 Oktober 2008, telah ditandatangani kontrak politik antara para caleg DPR dengan PP/Pengurus Pusat Partai Matahari Bangsa/PMB dan Majelis A’la, berisi sebagai berikut :

1. Anggota DPR/D dari PMB diharamkan korupsi.
2. Anggota DPR/D dari PMB diharamkan menerima suap, termasuk yang akan dikembalikan kepada KPK tidak boleh diterima.
3. Anggota DPR/D dari PMB tidak boleh bermain proyek yang ada hubungannya dengan APBN/APBD.
4. Terhadap anggota DPR/D dari PMB akan dilakukan pemotongan gaji 50%, dimana yang 50% dari gaji akan dikembalikan kepada rakyat.
5. Dalam setiap keputusan yang mengikat, anggota DPR dari PMB harus taat azas dan loyal kepada keputusan partai.

Jika melanggar, yang berkaitan dengan korupsi dan menerima uang suap, selain diitindak oleh KPK, maka akan dipecat dari PMB dan Organisasi Muhammadiyah, sehingga akan kehilangan habitatnya :-(

CLICK : CALEG DPR JATIM 2 / DAPIL II Jawa Timur PMB:KONTRAK POLITIK PARTAI MATAHARI BANGSA / PMB No 18

Apakah partai lain dalam memberantas korupsi mempunyai kontrak politik dan komitment yang sama ?
Bagaimana dengan PDIP/PDP, Golkar, PKS, Demokrat, PAN, PKB, PDS, PPP, Hanura, Gerindra dan juga partai mana saja yang melakukan kontrak politik seperti diatas ?

CLICK : GOLKAR INGIN TATA ULANG & SALAHKAN REFORMASI? PADAHAL GOLKAR,PDIP,PPP,PKB,PAN,PDS,PKS, DEMOKRAT YANG ANDIL BELUM ADANYA EKONOMI PANCASILA & BELUM HILANGKAN KORUPSI YANG TIDAK PANCASILAIS.

Korupsi yang umumnya disebabkan oleh :

6. Awalnya disebabkan kecilnya gaji sehingga tidak mencukupi kebutuhan hidupnya.
7. Budaya sungkan/feodal sehingga tidak ada yang menegur, baik oleh tetangga, saudara maupun teman sejawat.
8. Tidak/kurangnya pendidikan budi pekerti dan akhlaq, termasuk tidak pernah diajarkan definisi korupsi itu apa dan pelarangan/pengharaman korupsi.
9. Tidak adanya pembuktian secara terbalik dan masih adanya penilaian sukses hanya dengan melihat materinya banyak tanpa tahu/tanya berasal dari mana,

sehingga disamping kontrak politik yang sesuai dengan salah satu missi Partai Matahari Bangsa/PMB membangun bangsa dengan moral, begitu juga “Meski latar belakangnya berbeda-beda, kader PMB harus jadi lokomotif pembangunan bangsa seperti Laskar Pelangi,” kata Ketua Umum PMB Imam Addaruqutni, maka cara lainnya untuk memberantas korupsi adalah :

10. Menumbuhkan budaya memuji kepada seseorang yang karyanya banyak bermanfaat bagi negara walaupun secara materi tidak banyak,
11. Menaikkan gaji bagi pegawai negeri/Departemen/POLRI/ABRI/BUMN dan mengkomersialkan jasa jasa pelayanan public untuk menambah pemasukan negara, dimana hanya
untuk yang miskin saja gratis :-)
12. Menghilangkan budaya setoran kepada atasan atau setoran untuk kenaikan pangkat/pendidikan dan pungli yang salah satu contohnya telah diberikan oleh KaPOLRI sekarang
(Pak Bambang) yang mengumumkan TIDAK ADA LAGI SETORAN kepada atasan.
13. Menumbuhkan budaya menegur/menanyakan, baik kepada tetangga, saudara maupun teman sejawat kekayaan dari mana jika nampak melebihi gaji/penghasilannya.
14. Menambahkan kurikulum pendidkan budi pekerti dan akhlaq, termasuk mengajarkan definisi korupsi itu apa dan mengharamkannya.
15. Membuat/mengubah Undang undang memberantas korupsi dengan cara pembuktian secara terbalik artinya jika kekayaannya berlebihan harus membuktikan dari mana?

Apakah ada cara lain lagi ?

Salam,
Zaenal

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.